Karangjambe – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H di Desa Karangjambe yang digelar pada Jumat, 21 Maret 2026, bertempat di Lapangan Krida Utama Desa Karangjambe. Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai penjuru desa telah berdatangan untuk menunaikan ibadah sholat Id secara berjamaah.
Pemerintah Desa Karangjambe bersama FOKUS (Forum Komunikasi Umat Islam) Desa Karangjambe telah melakukan berbagai persiapan, termasuk penyediaan karpet sebagai alas sholat. Namun, tingginya antusiasme masyarakat menyebabkan jumlah jamaah membludak hingga shaf sholat meluas ke berbagai sisi lapangan. Kondisi ini menjadi gambaran nyata semangat kebersamaan warga dalam merayakan hari kemenangan.

Dalam sambutan pertama, Ketua FOKUS Desa Karangjambe, Bapak Rasikun, menyampaikan laporan hasil pengumpulan zakat fitrah yang dihimpun dari 11 pos di mushola dan masjid se-Desa Karangjambe. Berdasarkan data yang disampaikan, perolehan zakat fitrah dalam bentuk beras mengalami penurunan sebesar 4%, dari 6.098,2 kg pada tahun sebelumnya menjadi 5.863,6 kg. Sementara itu, perolehan dalam bentuk uang juga menurun sebesar 18%, dari Rp36.340.000 menjadi Rp29.820.200. Jumlah muzaki tercatat sebanyak 2.815 orang, menurun 192 orang atau sekitar 6,4% dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, jumlah mustahik (fakir miskin) mengalami peningkatan sebesar 6% atau bertambah 49 jiwa, dari 813 menjadi 862 jiwa.
Sambutan kedua disampaikan oleh Kepala Desa Karangjambe, Bapak Sunardi. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat, baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Desa dan seluruh lembaga desa. Beliau juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan sholat Id tahun ini. Terkait fasilitas, beliau menjelaskan bahwa penyediaan karpet telah diupayakan secara maksimal bersama FOKUS, namun belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan jamaah. Hal ini disebabkan meningkatnya jumlah peserta sholat Id yang melaksanakan ibadah secara bersama-sama di lapangan terbuka.
Pelaksanaan sholat Idul Fitri dipimpin oleh Ustadz Ghozy Abdurahman selaku imam, yang berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan. Selanjutnya, khutbah Idul Fitri disampaikan oleh Ustadz Sukarno dengan tema “Menyemai Kebaikan dan Keberkahan Idul Fitri”. Dalam khutbahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai titik awal dalam memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang khidmat, kemudian dilanjutkan dengan tradisi saling berjabat tangan antar jamaah sebagai wujud saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri tahun ini tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan dan kebersamaan masyarakat Desa Karangjambe. Diharapkan, semangat ini terus terjaga dan menjadi fondasi dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, religius, dan penuh kepedulian di masa mendatang. (BN)