Oleh: Kel. 24 KKN 57 UIN SAIZU Desa Karangjambe
Karangjambe – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 24 Angkatan 57 dari UIN Saizu melaksanakan kegiatan edu kasi lingkungan bertajuk “Waspada Bahaya Sampah” di SDN 1 Karangjambe, Desa Karangjambe, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bertema CERIA SD (Cerdas, Edukatif, Religius, dan Aktif) dan diikuti oleh siswa kelas III hingga kelas VI dengan penuh antusias.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai jenis-jenis sampah, yaitu sampah organik dan anorganik, serta dampak negatif dari perilaku membuang sampah sembarangan. Mahasiswa KKN memberikan contoh nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti pencemaran lingkungan, banjir akibat saluran air yang tersumbat sampah, serta risiko timbulnya berbagai penyakit karena lingkungan yang tidak bersih.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung berupa pengelompokan sampah berdasarkan jenis dan waktu terurai. Melalui praktik ini, siswa diajak memahami secara nyata pentingnya memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Para siswa terlihat aktif, berani mencoba, dan mampu mengikuti arahan dengan baik.
Selain edukasi lingkungan, kegiatan ini juga didukung oleh Perpustakaan Daerah Purbalingga sebagai bentuk penguatan literasi siswa. Mahasiswa menyediakan berbagai buku bacaan edukatif yang dapat dibaca langsung oleh siswa untuk menambah wawasan dan menumbuhkan minat membaca sejak dini.

Melalui kegiatan bertema CERIA SD, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak dini. Penanaman kebiasaan menjaga kebersihan diharapkan dapat membentuk generasi yang sehat, peduli lingkungan, dan berakhlak baik.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN UIN Saizu dalam mendukung pendidikan dan meningkatkan kesadaran lingkungan di Desa Karangjambe. Dengan adanya edukasi dan praktik langsung, siswa diharapkan mampu menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi generasi penerus yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.