Karangjambe – Kelompok 24 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 57 Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto menyelenggarakan kegiatan GEMAKAR (Gerakan Mandiri Aquaponik Karangjambe) dengan tema “Karangjambe Berdaya dari yang Ada” pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di area Rice Mill Desa Karangjambe ini diikuti oleh anggota Karang Taruna, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta PKK Desa Karangjambe. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan edukasi sekaligus praktik langsung menanam kangkung menggunakan sistem aquaponik, yang selanjutnya dapat diterapkan di rumah dengan berbagai jenis tanaman lain.
Ketua Pelaksana GEMAKAR, Iqbal Rafli Prasetyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam memanfaatkan sistem aquaponik sebagai solusi pertanian ramah lingkungan. Menurutnya, aquaponik sangat cocok diterapkan di lahan terbatas dan dapat dimanfaatkan untuk menghijaukan lingkungan rumah serta mendukung ketahanan pangan keluarga.
“Melalui GEMAKAR, kami ingin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang ada di sekitar, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan lahan, agar tetap bisa bercocok tanam secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, narasumber mengajak peserta berkeliling area green house serta lokasi budidaya ikan lele berbasis kultur jaringan plankton yang ada di Desa Karangjambe. Misro, selaku narasumber sekaligus warga setempat, menyampaikan bahwa kegiatan aquaponik ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh mahasiswa KKN di desa tersebut.
Ia menilai antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari keaktifan peserta selama kegiatan berlangsung.
“Sebenarnya masyarakat sudah banyak yang bisa melakukan, meskipun dengan teknik masing-masing. Melalui kegiatan ini, kami arahkan agar aquaponik bisa diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat Karangjambe, terutama yang memiliki lahan terbatas, baik untuk hortikultura maupun sayuran, dengan memanfaatkan limbah rumah tangga secara berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Misro berharap kegiatan ini dapat berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan masyarakat, setidaknya untuk mengurangi beban kebutuhan pangan rumah tangga.
Salah satu peserta, Herma, perwakilan KWT Desa Karangjambe, mengungkapkan bahwa meskipun sebelumnya telah mengenal sistem aquaponik, metode yang diperkenalkan dalam kegiatan GEMAKAR memberikan pengalaman baru bagi kelompoknya.
“Pola aquaponik seperti ini menjadi hal baru bagi KWT kami. Harapannya ke depan kami bisa memanfaatkannya untuk mengurangi limbah dan mendukung berbagai kegiatan KWT. Kami juga berharap ada pendampingan lanjutan karena masih membutuhkan bimbingan dalam proses penanaman,” ungkapnya.
Kegiatan GEMAKAR berlangsung dengan penuh antusias. Sumarinten, Ketua PKK Desa Karangjambe, turut menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UIN Saizu Purwokerto atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai program GEMAKAR sejalan dengan program PKK, khususnya Pokja III, dalam upaya penanaman sayuran guna mendukung kemandirian pangan keluarga serta penghijauan lingkungan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN atas program kerja yang sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat desa,” tuturnya.
Oleh : Kel. 24 KKN 57 UIN SAIZU Desa Karangjambe dan Tim SID Karangjambe